*7 TAHUN MENGABDI, KADES EDI WANSERI WUJUDKAN MUARA LAWAI LEBIH MAJU, MANDIRI DAN BERBUDAYA*

 

*Muara Enim, 10 Agustus 2026* – Kepemimpinan *Bapak Edi Wanseri* sebagai Kepala Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim, selama kurang lebih 7 tahun telah menorehkan jejak nyata pembangunan. Di bawah kepemimpinannya yang _humble, tegas, berwibawa, dan berpihak pada rakyat_, Desa Muara Lawai kini bertransformasi menjadi desa yang lebih maju, nyaman, dan mandiri.

 

Berbagai program prioritas telah direalisasikan dan dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Berikut beberapa keberhasilan utama yang menjadi kebanggaan warga Desa Muara Lawai:

 

*1. Akses Jalan Pertanian & Perkebunan Terbuka Lebar*

Hampir seluruh jalan menuju sawah dan kebun masyarakat telah dibangun. Kini para petani dan pekebun tidak lagi kesulitan mengangkut hasil panen. Distribusi hasil pertanian menjadi lebih cepat, efisien, dan meningkatkan ekonomi warga.

 

*2. Jalan Pemukiman & Siring Desa Merata*

Pembangunan jalan dari gang ke gang hingga lorong-lorong pemukiman telah merata. Ditambah pembangunan siring desa, aktivitas warga saat musim hujan tidak lagi terhambat banjir, becek, atau jalan licin. Mobilitas sehari-hari masyarakat menjadi jauh lebih lancar.

 

*3. Program Bedah Rumah Berlanjut*

Warga yang memiliki rumah tidak layak huni kini mendapat perhatian serius. Program bedah rumah terus berjalan hingga saat ini, sebagai bentuk nyata kepedulian pemerintah desa terhadap kesejahteraan warganya.

 

*4. BLT Dana Desa Disalurkan Transparan*

Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa untuk warga tidak mampu dan lansia disalurkan secara terbuka dan transparan. Tidak ada yang ditutup-tutupi, sehingga tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

*5. Adat Dibangkitkan, Ekonomi Desa Bergerak*

Pembinaan adat yang sempat terbengkalai kini dihidupkan kembali. Setiap tahun Desa Muara Lawai rutin menggelar *Acara Adat “Melemang”* yang menjadi ciri khas dan pemersatu warga.

 

Selain itu, beliau juga menggagas *Wisata Lokal “Danau Cecuhuk”*. Danau ini kini menjadi ikon desa, sering digunakan sebagai lokasi *Perlombaan Bidar Antar Desa* dan tempat rekreasi keluarga. Pengelolaannya langsung oleh *BUMDES Desa Muara Lawai*, sehingga secara tidak langsung membuka lapangan pekerjaan dan menambah pendapatan asli desa.

 

“Ini baru sebagian kecil dari capaian yang sudah kami lakukan. Alhamdulillah, dampaknya sudah sangat dirasakan masyarakat,” ujar *Edi Wanseri*.

 

*Harapan untuk Muara Lawai ke Depan*

Bapak Edi Wanseri menyampaikan harapan besarnya untuk masa depan desa.

“Jika masyarakat Desa Muara Lawai masih memberikan kepercayaan kepada saya untuk kembali memimpin, InsyaAllah program-program yang sudah berjalan akan terus kami pertahankan dan kembangkan. Target kita adalah menjadikan Desa Muara Lawai sebagai desa mandiri yang menjadi kebanggaan warganya,” tegasnya.

 

Beliau juga menitipkan pesan: “Apabila nanti kepemimpinan dilanjutkan oleh orang baru, semoga dapat mempertahankan dan bahkan meningkatkan lagi capaian yang sudah ada. Semua ini demi nama besar Desa Muara Lawai.”

 

Selama 7 tahun mengabdi, Edi Wanseri dikenal sebagai pemimpin yang melayani masyarakat dengan sepenuh hati, jiwa, dan raga. Kecerdasan, kebijaksanaan dalam mengambil keputusan, serta rasa empati yang tinggi kepada warganya menjadi kunci kepercayaan masyarakat kepadanya.

 

*Desa Muara Lawai hari ini adalah bukti bahwa dengan kerja keras, kepedulian, dan cinta pada kampung halaman, kemajuan itu nyata.*

 

 

#pemdesmuaralawai

#kepaladesamuaralawai

#bumdesmuaralawai

#danaucecuhuk

#ediwanseri

 

Pahrul azozi

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *