Muara Enim, globalnewsinvestv– Setelah sebelumnya menimbulkan gejolak sosial di masyarakat khususnya wilayah Tanjung Enim kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan atas aktifitas angkutan batubara baik di wilayah tambang maupun di jalan umum muncul lagi Kasus kecelakaan kerja yang bahkan menimbulkan korban jiwa ( Selasa,3/2/2026)
Dari data yang dihimpun awak media termasuk adanya dugaan kejadian sebelumnya yang diindikasikan dimanipulasi agar tidak terendus ke publik.
Adalah PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Site Tanjung Enim yang merupakan cabang dari kontraktor pertambangan batu bara terbesar di Indonesia, bagian dari PT United Tractors Tbk dan Astra Internasional. Berlokasi di Bukit Asam Tanjung Enim, PAMA melayani eksplorasi, penambangan, dan reklamasi. PAMA BTSJ (Banko Barat) merupakan perusahaan yang familiar di tanjung Enim dan berperan besar daya Hauling Batubara kabupaten Muara Enim.
Informasi Utama PT Pama Persada Nusantara – Tanjung Enim:
Dari informasi publik diketahui bahwa perusahaan yang berlokasi di kawasan Pertambangan Bukit Asam PO. BOX 160, Tanjung Enim, Sumatera Selatan merupakan salah satu anak perusahaan PT United Tractors Tbk (Astra Group)
Didapatkan infomasi bahwa kecelakaan kerja di wilayah tambang dan juga beberapa kajian risiko tinggi dengan berbagai insiden fatal seperti tertimbun longsor maupun kecelakaan alat berat hingga faktor Human Error yang tidak terendus Publik.
Berdasarkan laporan koresponden lapangan wilayah Tanjung Enim menyebutkan bahwa Insiden maut
terbaru pada awal 2026 yang menyebabkan korban jiwa seorang operator PT Pama Persada Nusantara meninggal dunia setelah peristiwa tabrakan antara dua unit truk Heavy Duty (HD) di kawasan tersebut.
Insiden yang bermula pada Sabtu,31/1/2026, yang melibatkan dua unit truk HD dengan nomor lambung 5195 dan HD 5211. Korban diketahui merupakan operator unit HD 5211 berinisial WN.
Pada saat kejadian, unit HD 5195 yang dikemudikan oleh PE bergerak dari sisi kiri unit HD 5211. Bersamaan dengan H5195 mengalami selip hingga menabrak HD 5211.Nahas, ketika kejadian berlangsung, korban WN diketahui masih berada di luar kabin kendaraan. Akibat benturan tersebut, korban mengalami cedera serius dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun, nyawanya tidak tertolong dan korban dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (1/2/2026).







