Rekrutmen PT Lematang Coal Lestari Dipertanyakan, Warga Soroti Dugaan Permainan dan Transparansi Seleksi

 

 

Laporan: Andi Razak.Muara Enim – faktarealtv.com

Proses perekrutan tenaga kerja yang dilakukan PT Lematang Coal Lestari (LCL), perusahaan yang bergerak di bidang jasa pertambangan dan disebut sebagai subkontraktor PT Musi Prima Coal (MPC) di wilayah Desa Gunung Raja, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, menjadi sorotan masyarakat.

 

Sejumlah warga, khususnya masyarakat yang berada di wilayah ring satu, mempertanyakan transparansi serta mekanisme penerimaan tenaga kerja yang dilakukan perusahaan.

 

Bahkan, beredar dugaan adanya oknum yang meminta sejumlah imbalan kepada pelamar dengan iming-iming dapat membantu kelulusan dalam proses penerimaan karyawan. Namun, dugaan tersebut masih sebatas informasi yang disampaikan masyarakat dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Salah seorang warga, Rama Yuda, menyampaikan bahwa masyarakat mendengar adanya dugaan permainan dalam proses perekrutan tersebut.

 

Menurutnya, persoalan itu perlu mendapatkan penjelasan secara terbuka dari pihak perusahaan agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

 

Selain persoalan tersebut, warga juga mempersoalkan waktu yang diberikan perusahaan kepada masyarakat untuk mengirimkan berkas lamaran yang dinilai terlalu singkat, yakni hanya sekitar dua hari.

 

Warga menilai waktu tersebut cukup menyulitkan calon pelamar, mengingat sejumlah persyaratan administrasi membutuhkan waktu untuk diproses, seperti pembuatan SKCK serta pemeriksaan atau persyaratan terkait narkotika melalui instansi yang berwenang.

 

“Kami sangat membutuhkan pekerjaan. Tetapi waktu yang diberikan untuk melengkapi persyaratan sangat singkat. Kami mempertanyakan apakah proses ini memang sudah direncanakan dengan baik atau ada hal lain yang perlu dijelaskan kepada masyarakat,” ujar warga kepada faktarealtv.com, Selasa (1/9/2026).

 

Tes Praktik Juga Dipertanyakan

Selain persoalan waktu pendaftaran, masyarakat juga mempertanyakan pelaksanaan tahapan seleksi.

 

Warga bernama Yayan mengatakan, berdasarkan informasi dalam pengumuman penerimaan tenaga kerja, seharusnya terdapat tahapan tes praktik bagi para pelamar.

 

Namun, menurut Yayan, dalam pelaksanaannya tes praktik tersebut diduga tidak dilakukan.

 

“Kalau dalam pengumuman disebutkan ada tes praktik, seharusnya tahapan tersebut dilaksanakan secara terbuka dan transparan. Ketika tahapan itu tidak dilakukan, tentu masyarakat bertanya-tanya bagaimana proses penilaian dan penentuan kelulusan pelamar,” ujar Yayan.

 

Tidak dilaksanakannya tahapan yang disebutkan dalam pengumuman tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat dan dikaitkan dengan isu dugaan pengondisian atau jual beli pekerjaan.

 

Kendati demikian, media menegaskan bahwa informasi tersebut masih merupakan dugaan dan keluhan masyarakat, sehingga diperlukan klarifikasi serta bukti pendukung untuk memastikan kebenarannya.

 

BPAN Turut Melakukan Konfirmasi

Menindaklanjuti laporan dan keluhan masyarakat tersebut, Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) turut melakukan upaya konfirmasi kepada pihak PT Lematang Coal Lestari untuk memperoleh penjelasan mengenai proses perekrutan tenaga kerja yang dipersoalkan masyarakat.

 

Pihak BPAN melakukan komunikasi melalui WhatsApp kepada seseorang bernama Anton, untuk menanyakan perihal berita maupun laporan masyarakat yang telah disampaikan kepada media Fakta Real TV.

 

Namun, upaya konfirmasi tersebut belum mendapatkan jawaban. Panggilan telepon tidak mendapatkan respons, sementara pesan yang disampaikan melalui WhatsApp juga belum mendapatkan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

 

Selanjutnya, pihak BPAN mencoba melakukan konfirmasi kepada nomor WhatsApp atas nama Sony, yang disebut berasal dari divisi operasional.

 

Sony sempat memberikan tanggapan dan mengarahkan agar persoalan tersebut dikonfirmasi langsung kepada pihak HRD perusahaan.

 

“Coba langsung saja ke pihak HRD-nya,” demikian jawaban Sony melalui WhatsApp.

 

Setelah memberikan jawaban tersebut, komunikasi selanjutnya belum mendapatkan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

 

Perusahaan Belum Memberikan Klarifikasi Substantif

Sebelumnya, wartawan Fakta Real TV juga telah berupaya meminta konfirmasi kepada pihak perusahaan mengenai persoalan yang disampaikan masyarakat.

 

Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh penjelasan substantif dari pihak PT Lematang Coal Lestari mengenai mekanisme perekrutan, waktu penerimaan berkas, tahapan seleksi, pelaksanaan tes praktik, maupun dugaan adanya permintaan imbalan kepada pelamar.

 

Media Fakta Real TV dan BPAN tetap membuka ruang yang seluas-luasnya bagi pihak perusahaan untuk memberikan hak jawab dan klarifikasi, termasuk menjelaskan secara resmi bagaimana mekanisme perekrutan tenaga kerja tersebut dilaksanakan.

 

Masyarakat berharap proses penerimaan tenaga kerja, khususnya bagi masyarakat ring satu, dapat dilakukan secara transparan, objektif, terbuka, dan berdasarkan kompetensi, sehingga tidak menimbulkan keresahan maupun dugaan adanya praktik yang merugikan masyarakat.

 

Terkait dugaan permintaan sejumlah uang atau jual beli pekerjaan, media menegaskan bahwa hal tersebut belum merupakan fakta yang telah terbukti dan masih memerlukan penelusuran serta pembuktian lebih lanjut.

 

Fakta Real TV akan terus menggali informasi dan melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait untuk memperoleh informasi yang berimbang mengenai proses perekrutan tenaga kerja PT Lematang Coal Lestari.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *