Muaraenim, globalnewsinvestv – Gelombang kejahatan korupsi yang menyeret oknum kepala desa (kades) di berbagai penjuru Indonesia kembali menjadi sorotan tajam. Kejaksaan Agung Republik Indonesia memperingatkan bahwa praktik bejat berupa perampokan uang negara melalui penyalahgunaan dana desa semakin menggila dan kian sulit dikendalikan.melompat drastis ini menjadi tamparan keras bagi sistem pengelolaan dana desa sekaligus bukti bahwa tindak kriminal yang dilakukan para oknum kades semakin terstruktur dan nekat, sabtu (3/1/26).
Iskan Aidi (42) warga ujan mas ulu memaparkan menegaskan bahwa maraknya korupsi dana desa tidak lepas dari lema menghadapi tantangan besar dalam melakukan kontrol menyeluruh sehingga kades ujan mas ulu seperti tidak terpantau oleh hukum, Besarnya anggaran dana desa yang digelontorkan pemerintah setiap tahun sejatinya ditujukan untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, bagi sebagian oknum kades yang rakus, dana ini justru diperlakukan sebagai celengan pribadi, Modus penyimpangan yang sering ditemukan mencakup.
Lanjut papar skan Aidi ” sejuah ini yang telah kami ketahui Kuat dugan kades ujan mas ulu malsukan tanah milik aset desa seluas 4,07 ha dan tanah seluas 4,07 ha tersebut di pindah tangan kan atas nama lesi Haryani istri dari oknum kades tersebut
Bukan cuma pemalsuan dokumen yg dilakukan oknum kades tersebut dia juga diduga menggelapkan uang MHBM sebanyak Rp. 116.200.000 (seratus enam belas juta dua ratus ribu rupiah)” . Tutup riskan
Harman selaku kontrol sosial menam bahkan Ledakan kasus korupsi dana desa sepanjang 2025 menjadi alarm keras bagi seluruh pemangku kepentingan. Dana desa adalah amanah, bukan kesempatan memperkaya diri. Pemerintah pusat, daerah, lembaga pengawas, dan masyarakat harus memperkuat sinergi untuk menutup celah kejahatan tersebut.
Lanjut oceh Harman ” Sementara itu, para kepala desa yang masih bermain-main dengan uang negara sebaiknya segera sadar. Era pembiaran telah berakhir. Koruptor desa tak akan lagi memiliki ruang untuk bersembunyi” pungkasnya.
Saat dikonfirmasi melalui via washap kadis terdiam tidak ada jawab sama sekali







